Benfica Ajukan Pengaduan UEFA soal Fede Valverde

Bagikan

Benfica mengajukan pengaduan resmi kepada UEFA terkait tindakan gelandang Fede Valverde dari Real Madrid selama leg pertama babak playoff Liga Champions pekan ini. Klub Portugal menilai Valverde melakukan kekerasan fisik terhadap pemain mereka.

Benfica-Ajukan-Pengaduan-UEFA-soal-Fede-Valverde

Pertandingan yang berlangsung di Estadio da Luz dimenangkan Madrid 1-0 berkat gol tunggal Vinicius Junior. Namun, momen kontroversial muncul ketika Valverde terlihat terlibat bentrokan tanpa bola dengan bek Benfica, Samuel Dahl, pada menit ke-83.

tebak skor hadiah pulsa 100k  

Gambar tayangan ulang menunjukkan Valverde tampak mengenai bagian belakang kepala Dahl. Wasit hanya memberikan tendangan bebas kepada Benfica, tanpa kartu kuning atau merah, dan VAR tidak ikut campur. Situasi ini memicu pengaduan resmi dari Benfica ke UEFA.

AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!

aplikasi shotsgoal  

Insiden yang Memicu Kontroversi

Benturan Fede Valverde terjadi di tengah sorotan yang sudah tinggi akibat tuduhan rasisme terhadap Vinicius Junior oleh pemain Benfica, Gianluca Prestianni. Insiden tersebut sempat menghentikan pertandingan selama 10 menit untuk menangani dugaan pelecehan rasial.

Pihak Madrid menegaskan mereka telah mengirimkan semua bukti yang tersedia terkait insiden rasisme ke UEFA. Reaksi publik pun didominasi oleh tuduhan pelecehan rasial, meskipun Benfica dan Prestianni membantah keras tuduhan tersebut.

Meskipun demikian, bentrokan Valverde dengan Dahl menambah catatan kontroversial dalam pertandingan ini. Kini UEFA memiliki dua kasus berbeda untuk ditindaklanjuti, yakni dugaan rasisme dan kekerasan fisik.

Baca Juga: Raheem Sterling Memulai Babak Baru Bersama Feyenoord

UEFA Tindak Lanjut dan Proses Disiplin

UEFA-Tindak-Lanjut-dan-Proses-Disiplin

UEFA telah mengonfirmasi kepada media, termasuk ESPN, bahwa mereka menerima pengaduan resmi Benfica terkait tindakan Valverde. Badan disiplin UEFA akan menganalisis insiden ini dan menentukan langkah hukum yang sesuai.

Seorang inspektur disiplin juga telah ditunjuk untuk menyelidiki tuduhan kekerasan tersebut. Proses ini diharapkan selesai sebelum leg kedua antara Benfica dan Real Madrid di Santiago Bernabeu pada 25 Februari.

Keputusan UEFA nantinya bisa mencakup sanksi untuk Valverde jika terbukti bersalah, termasuk kartu tambahan, denda, atau larangan bermain, sesuai regulasi disiplin mereka.

Fokus Leg Kedua dan Implikasi Pertandingan

Leg kedua akan menjadi penentu dalam kelanjutan Liga Champions bagi kedua tim. Madrid membawa keunggulan tipis 1-0, namun kontroversi dan pengaduan yang terjadi menambah ketegangan menjelang pertandingan di Bernabeu.

Benfica kemungkinan akan tetap menyoroti bentrokan Valverde dan insiden sebelumnya untuk menekan UEFA agar memberikan keputusan yang tegas. Sedangkan Madrid berharap fokus tetap pada performa di lapangan dan mempertahankan keunggulan mereka.

Pertandingan ini menjadi ujian penting bagi integritas dan kedisiplinan dalam sepak bola Eropa, karena kedua insiden—rasisme dan kekerasan fisik—menuntut respons cepat dari UEFA untuk menegakkan aturan secara adil. Simak terus pembahasan sepak bola terupdate lainnya hanya di goalbushido.com.