Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, berupaya memperkuat Timnas Indonesia dengan melakukan naturalisasi terhadap tiga pemain keturunan.
Erick Thohir telah melaporkan rencana ini kepada Presiden RI Prabowo serta Menpora Dito Ariotedjo. PSSI akan mempercepat proses naturalisasi ketiga pemain ini untuk memenuhi kebutuhan Timnas Indonesia dalam lanjutan putaran Kualifikasi Piala Dunia. Bagi anda yang ingin mencari informasi mengenai sepak bola, kami saarankan untuk mengklik link GOAL BUSHIDO.
Pertemuan dengan Pemain Keturunan
Anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga, menjelaskan bahwa proses pendekatan ini dilakukan secara intensif untuk meyakinkan para pemain tentang visi dan misi PSSI dalam membangun tim yang kompetitif. Erick Thohir sendiri terjun langsung dalam proses negosiasi, menunjukkan keseriusan PSSI dalam menarik pemain-pemain berkualitas untuk membela Merah Putih.
Fokus utama dari pertemuan ini adalah memberikan pemahaman kepada para pemain tentang peran strategis mereka dalam tim, serta memberikan keyakinan bahwa bergabung dengan Timnas Indonesia adalah pilihan yang tepat untuk pengembangan karir mereka. Dalam pertemuan tersebut, PSSI tidak hanya menawarkan kesempatan untuk bermain di Timnas Indonesia, tetapi juga menjelaskan secara rinci tentang program pembinaan sepak bola yang sedang dijalankan.
PSSI menekankan pentingnya kontribusi para pemain keturunan dalam meningkatkan kualitas sepak bola Indonesia secara keseluruhan. Selain itu, PSSI juga memberikan jaminan bahwa proses naturalisasi akan dilakukan secara profesional dan transparan, dengan dukungan penuh dari pemerintah dan DPR.
Hal ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi para pemain agar dapat fokus sepenuhnya pada persiapan dan performa di lapangan. Hasil dari pertemuan ini menunjukkan respons positif dari para pemain keturunan, yang merasa terhormat dan tertarik dengan proyek ambisius PSSI.
Erick Thohir menegaskan bahwa keputusan untuk membela Timnas Indonesia sepenuhnya datang dari para pemain itu sendiri, tanpa adanya paksaan atau iming-iming komersial. Hal ini menunjukkan bahwa para pemain memiliki keyakinan terhadap program yang dijalankan oleh PSSI, serta memiliki keinginan yang tulus untuk berkontribusi bagi bangsa dan negara.
Download Apk ShotsGoal dan nikmati pengalaman menonton sepak bola tanpa gangguan. Aplikasi ini menyediakan siaran langsung, jadwal lengkap, serta berita terkini Timnas Indonesia.
Emil Audero Mulyadi
Emil Audero Mulyadi, seorang penjaga gawang yang memiliki reputasi gemilang di sepak bola Italia, menjadi salah satu target utama PSSI dalam upaya memperkuat Tim Nasional Indonesia. Erick Thohir melihat potensi besar dalam diri Emil, yang memiliki pengalaman bermain di klub-klub besar seperti Juventus dan Inter Milan.
Kehadiran Emil diharapkan dapat memberikan stabilitas dan meningkatkan daya saing di sektor penjaga gawang, yang selama ini menjadi perhatian PSSI. Erick Thohir secara pribadi melakukan pendekatan kepada Emil, menjelaskan visi dan misi PSSI dalam membangun tim yang kompetitif di level internasional.
Proses pendekatan terhadap Emil Audero tidaklah mudah, mengingat sebelumnya sang pemain sempat menyatakan keinginannya untuk fokus pada karir di Eropa. Namun, Erick Thohir berhasil meyakinkan Emil tentang keseriusan PSSI dalam membangun Timnas Indonesia, serta memberikan gambaran tentang peran penting yang dapat dimainkan oleh Emil dalam tim.
Erick Thohir juga menekankan bahwa keputusan untuk membela Timnas Indonesia akan memberikan dampak positif bagi karir Emil. Serta memberikan kesempatan untuk berkontribusi bagi negara leluhurnya. Dengan pendekatan yang persuasif dan transparan, Erick Thohir berhasil membuka pintu bagi Emil untuk mempertimbangkan tawaran dari PSSI.
Hal ini menunjukkan bahwa program yang dijalankan oleh PSSI mulai mendapatkan kepercayaan dari para pemain keturunan yang memiliki kualitas internasional. Erick Thohir berharap kehadiran Emil dapat menjadi inspirasi bagi pemain-pemain muda Indonesia. Serta memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas Timnas Indonesia secara keseluruhan.
Joey Pelupessy
Joey Pelupessy, seorang gelandang bertahan yang saat ini bermain untuk klub Belgia, Lommel SK. Ini menjadi salah satu pemain keturunan yang tengah diupayakan naturalisasinya oleh PSSI. Keputusan PSSI untuk melakukan naturalisasi Joey dikabarkan pada Sabtu, 22 Februari 2025. Bersama dengan Dean James dan Emil Audero, Joey diharapkan dapat segera memperkuat lini tengah Timnas Indonesia.
Pemain berusia 31 tahun ini memiliki darah keturunan Maluku. Sepanjang karirnya, Joey telah bermain di berbagai klub di Eropa, termasuk Twente, Heracles Almelo, Sheffield Wednesday, Giresunspor, dan Groningen. Pengalaman bermain di berbagai liga dengan gaya sepak bola yang berbeda menjadi nilai tambah yang diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi Timnas Indonesia.
Kehadiran Joey Pelupessy diharapkan dapat menjadi solusi bagi masalah minimnya opsi di lini tengah Timnas Indonesia. Dengan kemampuannya sebagai gelandang bertahan, Joey dapat memberikan perlindungan bagi lini belakang. Sekaligus membebaskan Thom Haye untuk lebih fokus dalam mengkreasikan serangan. Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, akan memiliki lebih banyak pilihan taktik dengan kehadiran Joey di lini tengah.
Baca Juga: Francis Ngannou Yakin Cristiano Ronaldo Bisa Jadi Petarung UFC
Dean James
Dean James, seorang bek sayap kiri yang bermain untuk Go Ahead Eagles di Liga Belanda. Menjadi salah satu pemain yang akan dinaturalisasi untuk memperkuat Timnas Indonesia. Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyatakan bahwa Dean James memiliki darah Indonesia dari kakeknya yang berasal dari Semarang dan ibunya dari Surabaya.
Ketua Umum PSSI juga menyatakan bahwa langkah naturalisasi James sudah mendapat lampu hijau dari Presiden Prabowo Subianto serta Menpora Dito Ariotedjo. Dean James diharapkan dapat menambah kedalaman di posisi bek kiri Timnas Indonesia. Selain itu, Dean James juga dapat bermain sebagai wing back atau gelandang kiri, sehingga menambah fleksibilitas taktik bagi pelatih.
Dengan potensi naturalisasi Dean James, posisi bek kiri Timnas Indonesia akan semakin melimpah. Saat ini, terdapat beberapa pemain yang berposisi sebagai bek kiri, seperti Calvin Verdonk, Shayne Pattynama, Nathan Tjoe-A-On, dan Justin Hubner. Selain itu, ada pula pemain lokal seperti Pratama Arhan dan Edo Febrianysah. Bahkan, Kevin Diks juga dapat dimainkan sebagai bek kiri dalam situasi darurat.
Proses Naturalisasi dan Dukungan DPR
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, aktif membahas proses naturalisasi tiga pemain keturunan tambahan dengan Komisi X DPR RI. Pertemuan ini dijadwalkan pada 24 Februari 2025 malam WIB, dengan tujuan meminta dukungan parlemen untuk pemindahan kewarganegaraan Emil Audero, Joey Pelupessy, dan Dean James.
Erick Thohir menekankan pentingnya dukungan DPR dalam proses naturalisasi ini agar para pemain dapat segera membela Timnas Indonesia. Erick Thohir menjelaskan bahwa PSSI tidak menginginkan adanya kesan komersialisasi dalam proses naturalisasi pemain. Ia menegaskan bahwa para pemain keturunan bersedia membela Timnas Indonesia karena panggilan hati nurani dan kepercayaan pada program yang serius dari PSSI.
Ketua Umum PSSI juga telah melaporkan rencana naturalisasi ini kepada Presiden Prabowo, yang menyambut baik, serta telah berbicara dengan Menpora. PSSI berupaya mempercepat proses naturalisasi ketiga pemain tersebut agar dapat memperkuat Timnas Indonesia saat melawan Australia pada Maret 2025.
Erick Thohir ingin memastikan dukungan DPR yang selama ini luar biasa untuk Timnas Indonesia. Kehadiran pemain-pemain baru ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing Timnas Indonesia dan membantu meraih mimpi untuk tampil di Piala Dunia.
Target dan Harapan
Erick berharap ketiga pemain ini bisa segera memperkuat Timnas Indonesia dalam laga kualifikasi Piala Dunia 2026 pada Maret 2025. Thohir menyatakan bahwa dengan semua usaha ini, PSSI memastikan perkuatan tim untuk meraih mimpi menembus Piala Dunia. Erick Thohir mengharapkan kehadiran Emil bisa semakin memperkokoh lini pertahanan Timnas Indonesia dan membawa tim ini ke level yang lebih tinggi.