Indonesia berhasil melangkah ke final Kejuaraan ASEAN U-23 2025 setelah melewati pertarungan sengit melawan Thailand. Dibawah ini anda akan melihat informasi mengenai sepak bola menarik hari ini yang telah dirangkum oleh GOAL BUSHIDO.
Pertandingan yang berakhir imbang 1-1 selama 120 menit ini harus ditentukan melalui adu penalti dengan skor akhir 7-6. Gol Thailand yang dicetak Yotsakorn Burapha pada menit ke-60 sempat membuat tim tuan rumah tertekan, sebelum Jens Raven menyamakan kedudukan di menit ke-84.
Pertandingan di Stadion Gelora Bung Karno ini layak disebut sebagai pertandingan final dini, mengingat kualitas permainan kedua tim. Thailand sempat mendominasi peluang emas di babak pertama, termasuk sundulan Pattarapon Suksakit yang menghantam mistar gawang. Sementara Indonesia baru menemukan ritme permainan setelah turunnya beberapa pemain pengganti strategis pelatih Gerald Vanenburg.
Babak perpanjangan waktu tak kalah menegangkan, dengan kedua tim saling menciptakan peluang berbahaya. Kiper Indonesia Muhammad Ardiansyah menjadi pahlawan dengan beberapa penyelamatan penting, termasuk di menit-menit akhir perpanjangan waktu yang menyelamatkan tim dari kekalahan.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Strategi Pengganti yang Mengubah Jalannya Pertandingan
Keputusan pelatih Gerald Vanenburg untuk memasukkan pemain bertahan Muhammad Ferarri dan Brandon Scheunemann sebagai penyerang tambahan di menit-menit akhir menjadi titik balik pertandingan. Perubahan taktik ini menciptakan ketidakseimbangan di pertahanan Thailand yang kesulitan menghadapi fisik pemain Indonesia.
Kehadiran Ferarri di lini depan memberikan alternatif serangan udara yang akhirnya berbuah gol penyama kedudukan. Sundulan Raven yang membobol gawang Thailand berasal dari umpan silang Rayhan Hannan yang memanfaatkan kekacauan di kotak penalti lawan. Gol ini menjadi pembuktian efektivitas strategi Vanenburg dalam membaca perkembangan pertandingan.
Di sisi lain, Thailand sebenarnya memiliki peluang emas di babak perpanjangan waktu melalui Chanawit Sealao. Namun penyelamatan heroik bek Alfharezzi Buffon dan kiper Ardiansyah menjaga gawang Indonesia tetap aman hingga babak adu penalti.
Baca Juga: Timnas Indonesia Garuda: Menembus Batas di Sepak Bola Internasional
Drama Adu Penalti yang Memicu Adrenalin
Adu penalti yang berlangsung selama 14 tendangan menjadi puncak ketegangan pertandingan. Thailand langsung mendapat pukulan mental ketika Pichitchai Sienkrathok menendang ke mistar gawang pada eksekusi pertama. Kiper Thailand Sorawat Phosaman sempat menjadi ancaman dengan tiga penyelamatan, termasuk dua yang harus diulang karena pelanggaran.
Momen krusial terjadi pada tendangan ketujuh Thailand ketika Yotsakorn, pencetak gol reguler waktu, gagal menaklukkan Ardiansyah. Kegagalan ini membuka peluang bagi Alfharezzi Buffon menjadi pahlawan dengan eksekusi penalti penentu. Pemain berusia 19 tahun itu menunjukkan kematangan luar biasa dengan mengecoh kiper Thailand melalui tendangan presisi ke sudut bawah gawang.
Kemenangan ini sekaligus membalas kekalahan Indonesia dari Thailand di babak grup. Ardiansyah layak dinobatkan sebagai bintang pertandingan dengan tiga penyelamatan penalti dan beberapa tindakan penyelamatan krusial selama pertandingan.
Langkah Menuju Gelar Juara
Kemenangan dramatis ini mengantarkan Indonesia ke final turnamen U-23 ASEAN untuk pertama kalinya dalam sejarah. Prestasi ini semakin istimewa mengingat status mereka sebagai tuan rumah yang harus menanggung beban ekspektasi tinggi dari puluhan ribu suporter yang memadati stadion.
Tim Garuda Muda akan menghadapi Vietnam di partai puncak yang dijadwalkan pada Selasa mendatang. Vietnam sendiri melangkah ke final setelah mengalahkan Malaysia dengan skor 2-0. Pertemuan ini akan menjadi ujian sesungguhnya bagi Indonesia yang ingin memastikan gelar juara tetap di rumah.
Dukungan suporter diperkirakan akan kembali membanjiri Gelora Bung Karno pada laga final. Vanenburg dan anak asuhnya harus belajar dari pengalaman pertandingan semifinal untuk menghindari tekanan berlebihan. Dengan semangat juang yang ditunjukkan melawan Thailand, Indonesia memiliki modal berharga untuk meraih gelar juara pertama mereka di tingkat U-23. Manfaatkan juga waktu luang anda untuk mengeksplorasi lebih banyak lagi tentang berita sepak bola terupdate lainnya hanya dengan klik goalbushido.com.